List News

Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) kembali melakukan aksi pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. Setelah sebelumnya melakukan penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum dan memberikan bantuan paket sembako bagi para pedagang yang kehilangan penghasilan, kali ini BMM membantu menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis.

Tingginya angka pasien positif Covid-19 di Indonesia, hampir semua tenaga kesehatan di Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas menjadi waspada, terlebih jika mendapatkan pasien dengan gejala Covid-19 seperti demam, batuk, dan sesak nafas. Namun, kewaspadaan para tenaga kesehatan ternyata tidak dilengkapi dengan ketersediaan APD.

Seperti yang kita ketahui, saat ini RS dan Puskesmas di kota-kota besar seperti di wilayah Jabodetabek mengalami kesulitan pengadaan APD. Lalu, bagaimana dengan RS dan Puskesmas di daerah pelosok?

Dalam hal ini, BMM memberikan bantuan APD kepada Puskesmas Tinggimoncong. Puskesmas tersebut berada di dataran tinggi Gowa, dekat dengan kawasan wisata Malino mengakibatkan banyaknya warga setempat, bahkan pendatang atau wisatawan yang berobat disana. Dengan mewabahnya Covid-19 tentunya petugas medis di Puskesmas Tinggimoncong khawatir dengan penyebarannya, ditambah dengan tidak tersedianya APD.

Ilyas Abdullah, salah satu tenaga medis disana mengungkapkan betapa berbahayanya bekerja sebagai tenaga medis tanpa di lengkapi oleh APD.

“Jika bekerja tanpa APD, pekerjaan kami paling beresiko. Namun dengan bantuan APD yang berikan oleh BMM tentu sangat bermanfaat karena para tenaga kesehatan kesulitan mendapatkan APD, terlebih harga APD dipasaran sudah selangit.” Ungkap Ilyas.

Adapun APD yang diberikan berupa mantel disposable, sepatu boots, masker bedah, masker N95, safety helmet, tutup kepala plastik dan silk, hansdcoon dan kacamata google. Selain pemberian APD, BMM juga memberikan bantuan alat kesehatan berupa termometer digital, hand sanitizers, sabun cuci tangan, dan cairan disinfektan.

Kadiv Pendistribusian dan Pendayagunaan BMM yang merupakan penanggung jawab Tim Gugus Covid-19 BMM, Jahidin mengungkapkan,

“Program support APD digagas BMM bertujuan untuk membantu para tenaga kesehatan seperti Dokter, Perawat dan tenaga kesehatan lain dapat menjalankan tugas kemanusiaan dengan aman. Dan semoga dapat memimalisir potensi tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19” tutupnya.

Tags:

Share: